Apalah Arti Sebuah Nama?
Apalah arti sebuah nama? Dokdo atau Takhesima
Nama ternyata sangat berarti untuk kampanye menjadi klaim sebuah wilayah, klaim sejarah dan kaitan geografis. Dokdo kalau orang Korea menyebutnya, yang bahasa koreanya berarti pulau sendirian atau pulau batu, Takhesima kalau orang Jepang menyebutnya yang berarti pulau bambu. Kepulauan ini terdiri dari bukit batu kecil di tengah laut yang berjumlah 33 buah. Lokasinya berada di laut antara dua negara ini, diperkirakan kaya akan kandungan hidrokarbon. Sebelah barat daya kepulauan ini telah dieksplorasi gas alam, demikian pula di utara kepulauan ini. .
Jepang nampaknya protes terhadap Korea karena Korea mengajukan proposal ke konferensi the International Hydrographic Organization (IHO) bulan Juni untuk mengubah nama dasar laut di sekitar pulau tersebut menjadi nama"Ulleung" (nama Korea) menggantikan nama "Tsushima" (nama Jepang). Jepang sendiri sudah duluan mendaftarkan ke IHO tahun 1984 dengan nama "Tsushima." Kementrian Kelautan Korea juga akan mengajukan perubahan nama pada 18 titik di Laut Timur Korea.
Demikian pula terjadi perbedaan klaim nama laut dimana pulau Dokdo berada, Korea menyebutnya "Donghae," (artinya Laut Timur), sedangkan Jepang menyebutnya "Laut Jepang".
Korea pernah dijajah Jepang tahun 1910-1945, dan beberapa waktu ini hubungan diplomatik sempat tegang dari sisi pandangan Korea mereka merasa tidak adil atas kunjungan PM Jepang ke kuil Yasukuni dan pembuatan buku sejarah Jepang yang dirasa menyimpang tentang interpretasi sejarah Korea ditambah lagi masalah Dokdo ini. Tahun 2004, Jepang menapaki menguatnya nasionalisme,Shimane Perfecture, menyatakan bahwa`tanggal 22 Februari sebagai "Hari Takeshima".
Ketegangan Korea-Jepang pada minggu ini hampir setiap hari saya lihat di TV masalah Dokdo, ketegangan ini menurut saya sudah pada level yang berbahaya gara-gara Jepang melakukan survey maritim di dekat pulau ini. Korea mengatakan pulau Dokdo ini adalah bagian dari perairan ZEE (Zona Economic Exclusive) nya.
Posisi saat ini di pulau batu kecil tersebut sudah ada beberapa bangunan, bendera dan dijaga oleh polisi Korea. Korea tetap "keukeuh" dalam pendiriannya atas pulau ini dan menyatakan tidak ada negosiasi atas kedaulatan wilayahnya. Korea bilang kalau seandainya Jepang masuk ke pulau ini maka mereka tak segan untuk menangkapnya.
Posisi kita sebaiknya netral, kedua negara tersebut memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan kita, semoga perselisihan negara di Asia Timur ini dapat diatasi dengan damai. Hal yang bisa kita ambil pelajaran adalah mari kita namai kepulauan kita yang tidak bernama meski hanyalah pulau batu sekalipun dan kita daftarkan ke forum internasional seperti IHO.
yo2n



0 Comments:
Post a Comment
<< Home